Kue Tradisional

Berkenalan Dengan Kue Tradisional di Malang

Jika berkunjung ke Kota Malang, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas yang ada di Kota Malang. Selain terkenal dengan Kota Pendidikan, Kota Malang juga kaya akan sajian kuliner khas tradisional. Pada artikel kali ini, Tim Kotakan akan memperkenalkan jajanan tradisional khas Kota Malang yang wajib kamu coba jika berlibur disini.

 

Lemet

Lemet

Sumber foto dari https://keluyuran.com/jajanan-khas-malang/

 

Lemet merupakan kue tradisional dari Malang yang berbahan dasar singkong. Bentuk Lemet hampir sama dengan arem-arem, hanya saja, Lemet memiliki rasa yang manis karena terdapat campuran gula merah didalamnya. Cara pembuatan Lemet cukup mudah, pertama campurkan singkong parut dengan kelapa parut dan garam. Setelah itu, adonan singkong akan diletakkan diatas daun pisang secara memanjang, lalu bagian atas adonan diberi gula merah. Setelah itu, bungkus dan langsung kukus kue lemet hingga matang.

 

Cenil

cenil-lupis-jajan-tradisional-aremafood

Sumber foto dari http://www.aremafood.com/kuliner/tag/kue-tradisional/

 

Cenil atau biasa disebut cetil adalah kue tradisional Malang yang terbuat dari campuran pati singkong dan tepung kanji. Ciri khas dari kue ini terletak pada warnanya yaitu warna pink, namun juga terdapat warna lainya seperti warna hijau atau kuning. Memiliki tekstur yang kenyal, Cenil biasa disajikan dengan saus gula merah diatasnya. Jajanan ini mudah ditemukan ketika kamu berkunjung ke pasar tradisional yang ada di Kota Malnag.

 

Gatot

Hasil gambar untuk kue gatot

Sumber foto dari https://katalogkuliner.com/wp-content/uploads/2016/01/Gatot-Wonogiri-595×535.jpg

Gatot merupakan kue tradisional di Malang yang juga terbuat dari singkong. Gatot juga bisa ditemukan di daerah jawa tengah. Gatot memiliki proses pembuatan gatot yang cukup lama. Dimulai dari proses fermentasi singkong dengan cara dijemur sampai muncul jamur. Hasil fermentasi ini berupa geplek, kemudian gaplek tersebut direndam selama dua malam hingga memiliki tekstur kenyal. Setelah itu ditiriskan, dicuci, dan diambil kulit arinya. Kemudian dipotong-potong kecil-kecil dan direndam lagi selama satu malam. Setelah direndam kemudian dikukus selama dua jam. Gatot biasanya disajikan dengan campuran kelapa parut, garam dan saus gula merah agar lebih nikmat.

 

Weci

Weci

Sumber foto dari https://keluyuran.com/jajanan-khas-malang/

Jika berkunjung ke Malang, Weci merupakan pilihan camilan yang cocok untuk menghangatkan badan karena dingin khas Kota Malang. Weci adalah kue tradisional di Malang yang memiliki nama lain ote-ote. Meskipun memiliki kemiripan, weci khas Malang dan ote-ote berbeda. Bahan-bahan untuk membuat weci sangat sederhana, yaitu hanya tepung, perasa dan sayuran seperti tauge. Di atas weci biasanya diberi udang goreng utuh. Namun, jika Anda tidak suka udang, maka Anda bisa membeli weci yang berisi sayuran saja. Sama seperti gorengan pada umumnya, Anda bisa menyantap weci ini dengan cabe hijau atau sambal petis khas Malang.

 

Putu

2

Sumber foto dari https://www.qraved.com/journal/travel/5-jajanan-manis-kaki-lima-khas-malang-yang-sudah-melegenda

Kue putu adalah jenis makan tradisional di Malang yang terbuat dari campuran tepung beras, parutan kelapa dan gula merah. Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam tabung bambu yang sedikit dipadatkan. Kue ini dijual pada saat matahari terbenam sampai larut malam. Suara khas uap yang keluar dari alat suitan ini sekaligus menjadi alat promosi bagi pedagang yang berjualan.

 

Ingin lebih mengenal kuliner yang ada di Malang? Klik disini.

 

Referensi

10 Jajanan Khas Malang yang Bakal Membuat Anda Ketagihan

http://www.aremafood.com/kuliner/tag/kue-tradisional/

https://id.wikipedia.org/wiki/Gatot

https://www.qraved.com/journal/travel/5-jajanan-manis-kaki-lima-khas-malang-yang-sudah-melegenda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *